Web
Analytics

Seiring dengan kemajuan zaman, banyak hal dalam hidup kita kini semakin dipermudah dengan adanya penemuan2 tehnology baru, tidak hanya tehnology tapi kehidupan yang serba cepat memberi efek juga pola hidup dan kosumsi yang serba praktis dan cepat, tapi di sisi lain kebutuhan tubuh akan nutrisi tidak pernah berubah, untuk melakukan regenerasi sel akibat radikal bebas tubuh butuh nutrsi serta asam amino yang seimbang dan komplit.

Radikal bebas tidak hanya di picu oleh factor eksternal seperti halnya makanan tinggi lemak, junk food, polusi akibat asap kendaraan, asap rokok, dan asap pabrik, yang merupakan faktor ekternal pemicu radikal bebas.
Ada beberarapa faktor internal yang dapat mencetuskan radikal bebas, yaitu

  • Hasil samping proses oksidasi (pembakaran) dalam tubuh
  • Hasil metabolism yang melibatkan oksigen.

Sebenarnya dalam kadar yang alami dan ala kadarnya antioksidan tidak membahayakan tubuh,dalam kadar yang seimbang, radikal bebas di perlukan untuk untuk melawan mikroorganisme penyebab infeksi. Radikal bebas adalah electron tunggal yang tidak memiliki pasangan, dalam pencarian pasangan nya radikal bebas merusak dengan mengoksidasi senyawa lain.

Jika bereaksi dengan protein, karbohidrat, enzim, atau DNA akan menimbulkan kerusakan, seperti kerusakan DNA, kerusakan membrane sel, ganguan kulit misalnya pigmentasi, penuaan dini, reaksi autoimun, yakni ganguan pada sistem imun tubuh sehingga menyerang serta menghancurkan sel dan jaringan tubuh yang sehat.
Kerusakan sel tersebut dapat menimbulkan seumlah penyakit seperti, stroke, hipertensi, diabetes tipe 2, kanker, jantung, asma, arthiritis, ganguan reproduksi, kerusakan hati, adalah sebagian penyakit akibat radikal bebas.Untuk mencegah hal tersebut sebenarnya alam sudah mengantipasi dengan menyediakan penangkal antioksida yang terdapat dalam menu kita sehari2, tapi karena pola makan yang berubah, menyebabkan penyandang penyakit2 itu bertambah, sudah saatnya kita kembali kea lam dan kembali ke pola kosumsi bahan2 natural.
Salah satu penangkal radikal bebas adalah kelor, khasiat kelor sebagai antioksidan sangat bagus karena kelor memiliki 46 vitamin dan mineral serta asam amino yang

komplit dan saling bersynergy satu sama lain.

Aspartic acid adalah asam amino dalam kelor yang bermanfaat sebagai vacuum cleaner yang membersihkkan amoniak ,sampah sampah hasil oksidasi dalam tubuh, amoniak adalah zat beracun yang dapat merusak system syaraf pusat, hasil dari pembersihan badan terasa lebih enak dan tidak mudah lelah serta meningkatkan daya tahan tubuh
(sumber, lely Noormidhwati, jurus ampuh melawan penuaan dini)

#anti penuaan dini, #kelor dan rosela superfood melawan antioksidan, #penyebab radikal bebas #penyakit akibat radikal bebas

WhatsApp WhatsApp Kami