Web
Analytics

Binahong adalah jenis tanaman yang di beberapa Negara di anggap gulma karena pertumbuhanya yang cepat danmuda, tapi kemudian peneltian menunjukan khasiat daun binahong yang manjur untuk pengobatan dalam dan luar tubuh.

Khasiat daun binahong sebagai pengobatan serta terapi herbal tidak lepas dari kandungan zat kimia tumbuhan (fitofarmaka) yang berasal dari metabolism sekunder. Setiap tumbuhan menghasilkan bermacam macam senyawa kimia atau zat metabolit yang merupakan proses kehidupan normal tumbuhan itu sendiri.

Binahong manjur untuk pengobatan luar dan dalam karena mengandung senyawa aktif flavonoid, alkaloid, terpenoid dan saponin.

Senyawa aktif flavonoid pada binahong berperan besar dalam penyembuhan luka dan sebagai antibiotic yang menghambat kerja mikroorganismen seperti virus dan bakteri. Daun binahong bagus untuk penyembuhan luka karena mampu merangsang pembentukan sel baru dan bersifat antiseptic.

Selain itu binahong juga efektif untuk terapi diabetes, hal ini sejalan dengan peneltian Dr Farida Hayati dan Mira kemila dari jurusan Farmasi Universitas Indonesia, dalam percobaanya air rebusan daun binahong mampu menurunkan glukosa darah tikus, keefektifan air rebusan daun binahong setara dengan obat penurun gula darah.

Menurut Dr Farida Hayati kandungan senyawa flavonoid dalam binahong lah yang berperan besar menurunkan tekanan darah, karena flavonoid mempunyai cincin benzene dan gugus gula yang aktif terhadap radikal bebas dan dapat bertindak sebagai senyawa penangkap radikal bebas penyebab diabetes. Selain itu binahong juga memiliki khasiat membersihkan darah agar kembali normal.

Kemanjuran daun binahong untuk pengobatan dalam dan luar sudah di buktikan masyarakat Taiwan, orang Taiwan biasa mengunakan binahong untuk mengatasi ganguan liver, diabetes mellitus dan analgesic.

Menurut peneltian Dra Salmah Orbaniyah dan Adhita Karyanto dari Fakultas Kedokteran Universitas Muhamadiyah Yogyakarta, yang membuktikan senyawa flavonoid pada binahong berperan sebagai hepatoprotektor ( pelindung hati) dan antioksidan, senyawa flavonoid yang terdapat dalam daun binahong mampu mengubah atau mereduksi sel sel radikal bebas, sekaligus sebagai anti radikal bebas. Senyawa flavonoid bekerja dengan menghambat metabolit reaktif yang dapat berikatan dengan makromolekul jaringan sehingga mencegah kerusakan jaringan.

Selain itu kandungan vitamin c yang tinggi dalam daun binahong yang mencapai 59gr dalam setiap 100gr, memiliki peranan besar untuk mencegah kerusakan jaringan akibat oksidasi, seperti kita ketahui proses oksidasi dari dalam tubuh menghasilkan sisa sisa oksidan, atau lebih di kenal molekul tunggal yang tidak stabil, vitamin C berperan memberikan satu molekulnya untuk mencegah molekul yang tidak stabil itu merusak jaringan sel, senyawa askorbat dalam vitamin C sangat stabil, jadi tidak menjadi masalah meski kekurangan satu electron.

( sumber trubus edisi 510, Ampuhnya Terapi Herbal Berantas Berbagai Penyakit Berat : Tuhana Taufiq Adrianto)

WhatsApp WhatsApp Kami